Saya Ndak Tau.

Minggu, 02 Desember 2012

kucoba sibukkan diriku sesibuk sibuknya. Supaya tidak ada celah untuk melamun. Bahkan dalam wc sekalipun! jadi, sekarang saya bukan lagi penganut teori "Duduk berlama-lama dalam wc adalah kesenangan lainnya". Tidak lagi. (dulu pernah).

Kenapa saya tak mau lagi melamun? karena melamun akan membawa pkiranku berlabuh pada penyakitku. 1 mikiran cewek, 2 mikirin perempuan, dan 3, mikirin gadis. Ketiga-tiganya sebisa-bisanya saya hindari. Sudah kapok sekali saya kalau terus begini. Entah memang saya ini sial luar biasa, atau memang bodoh sangat. Entah ada masalah apa antara saya dan kaum hawa. Masalahnya cukup pelik. Saya bisa berteman dengan baik dengan perempuan manapun, tapi tidak ada perempuan yang menyukai saya yang bisa sama-sama saya. Pokoknya, kalo sudah ketemu sama perempuan yang kebetulan sama-sama suka, saya suka dia suka, pasti akan ada halangan.

sekarang ini Narti, dulu Irna, pernah pula ada yang namanya Fajriani. Iya sih, masih banyak di luar sana cowok yang punya masalah kayak atau lebih parah dari saya. Tapi mumpung bisa curhat, curhat ajalah aku ini. Saya punya teman cewek yang namanya Andrianti, orangnya itu super baek. Pernah dia nasehatin saya kalo saya ini harus hati hati ama cewek, khususnya waktu itu kasusnya Narti. Sya bukan peramal, Andrianti juga, Agnes monica juga bukan, Andrea hirata apalagi... Jadi saya gak tahu nantinya bakal kayak gini, pada awalnya.

Pada awalnya, semuanya indah, indah sejadi-jadinya. Sekarang semua nya pahit, pahit sekena-kenanya. Sumpah setia sudah diucapkan, janji cinta sudah diungkapkan, daya upaya sudah dikerahkan, menit dan jam sudah kuluangkan, tapi beginilah jadinya kawan-kawan. Sedih aku. Sementara di belahan Indonesia lain, ada cowok yang bisa mainin ceweknya kayak boneka, trus dijadiin mesin ATM pula, hubungannya langgeng sampai si cowok kurang ajar itu yang capek morotin ceweknya (sementara ceweknya ngiba-ngiba supaya tuh cowok tetap tinggal). Disini, saya yangbegitu gentle (perasaan g=guwe), dalam memperlakukan cewek, setia kayak anjing gila, malah di diemin. Dunia itu aneh sob. Cinta itu pemicunya. Ironis, ironis sekali.

 Parodi itu lawakan yang penuh air mata. Parodi kadang lawakan yang bikin naek darah. Saya ini penderita darah tinggi, sehingga tidur malam jadi kebutuhan utama. jika tak tercukupi maka Bahaya. Tadi malam saya begadang sampai speaker masjid tanda adzan subuh bentar lagi menguadara bunyi. Bangun jam 6, shalat subuh jam 6.15, memang hamba yang durhaka aku ini. ckckckckc... bisa jadi juga ini penyebab saya sial terus urusan cewek. Lalu mulai jam 6.15 itu sudah tak tidur lagi sampai sore. Keringat turun pelan-pelan dari kepala. Karena kepala saya sedang menahan guncxangan hebat sakit kepala yang di tingkahi cabai pedas dan kurang tidur. Buka-buka fb, twitter ma baca komik di laptop jadi kegiatan dasar sehari hari. Lagi sibuk bertengkar di grup fb (Pba Uin Alauddin), n diskusi soal game stronghold ma Aryadisal, saya disibukkan lagi sama urusan ngopi komik dari web ke notebook saya. Iseng nelpon Narti waktu mo lipat baju, eh diangkat!! ngobrol bentar trus ditutup. Lagi sibuk lipat baju tiba-tiba 1 notifikasi fb  muncul.



 waw..!! tahu kau apa yang pertama kali saya rasakan liat ini? gak ada. iya. Beberapa detik saya cuma bengong doang. Entah kenapa. Seperti PLN yang semua kabelnya korslet, gue "mati lampu". Ya, tapi cuma beberapa detik, stelah itu, saya kayak dengar bunyi "tak.."... lalu "tak......tak........."....."tak, tak tak, takatak, takatak...takatak..... tasy.... tak.. tasyy...dddddrrrrreeeeettttt......traaakkkk!!!!! takatakatakatakatatak...." di kepala saya terasa seperti ada ledakan kecil, awal nya satu satu, lalu dua, lalu 4, lalu 10, lalu 32, seperti itu sensasi yang kurasa. Kabel kabel putus. Meski saya tidak bereaksi berlebihan seperti teriak-teriak atau maki maki, tapi yang saya tahu, tangan saya gemetar hebat, seperti ada gempa bumi lokal yang mengguncang dari dalam. Iya, saya tau, lebay , alay. tapi ini yang saya tulislah.

Semua darah kayak naek ke kepala. Setiap sel jadi bisa bicara
"Gimana nih bos?". Saya nda tauk.
"Kita ketipu lagi ya bos?". Saya ndak tauk.
"Kita harus ngapain nih bos". saya ndak tauk...

"Teruskan saja lipat bajunya....."
Dan sya pun melipat baju.
"Teruskan saja ngopi komik nya"
Dan saya terus mengkopi komik.
"Print saja sertifikatnya"
Dan saya pun memprint sertifikat...

Hidup akan terus berjalan....dengan atau tanpa cinta Narti padaku.
Meski aku mencintainya....
Hidup akan terus berjalan...siapapun rakhmat bakhtiar itu....
Meski aku mencintai pacarnya...
Hidup akan terus berjalan.....
Cari kerja, rajin ibadah, kaya raya, rajin sedekah, menikah, dengan siapapun jodohku nanti, punya anak..yang shalih dan halihah, punya mobil,, punya rumah mewah,.....
Hidup akan terus berjalan.....



Salam selalu....


Ledakan Kenangan

Sabtu, 06 Oktober 2012

Begitu banyak yang mau saya tulis, sampai rasanya bingung mau tulis yang mana. Dan untuk beberapa saat, terpikirkan untuk sekalian tidak menulis saja. Tapi tidak. Mumpung sekarang ada laptop dan koneksi internet  yang memadai. 1 postingan harus terlontar keluar dari jagad diri.

Mari kita daftar beberapa hal luar biasa. Saya bernafas? hmmm, cukup luar biasa. Jantung saya berdetak? hmm, mengagumkan....

oke, bagaimana dengan daftar beberapa hal yang biasa. Jatuh dari motor? oke, biasa. Dimarahin lagi ma Irna? Oke! kita mulai dari situ.

Kalian tahu Irnawanti Abnurah? Oke, kuharap kalian tahu. Karena saya sudah lumayan sering menjelaskan tentang siapa irnawanti Abnurah ini. Dia manusia, jenis kelamin perempuan, tanggal lahir 26 juni 1993. Itu sifat lumrah. Bisa terjadi pada siapa saja,dan tak terlalu berpengaruh. Itu yang kongkrit tentang dia. Baik, lalu yang abstrak? dia tuh cantik,imut, baek(tapi khusus sama sya gak selalu), tegas (banget), n kadang kadang menjengkelkan. Untuk menjengkelkan itu, saya punya daftar nya! DAN yang menempati daftar peringkat pertama masih hangat. Alias baru-baru saja terjadi.

Setelah sms-sms sya yang bertubi-tubi, dan tak ada satupun yang dibalas, setelah komen-koment saya di wall Facebook dia dan tak ada satupun yang di respon, setelah semua telpon tak terangkat, (atau yang diangkat tapi langsung diputusin pas tau saya yang nelpon), akhir nya ada respon! saya DIMARAHI.! waw.

Terimakasih. Kenapa gak sekalian dari dulu aja sih? Iya sih,  sms sya yang terkhir itu lumayan nyebelin. Dan sms itu adalah respon dari sikapnya yang langsung memutus telepon setelah saya bilang wa'alaikum salam. Siapa saja yang baca bisa saja salting. hmmmm, kalo gak salah kayak ini;

"Hei, khumairah...
stidaknya bukuku dibalikin dulu, dong.
Sebelum kita betul-betul putus hubungan...
untuk....entah sampai kapan"

iya, cuma sya saja di dunia yang memanggil Irna dengan nickname Khumairah. Saat itu, kupikir kata-kata ini wajar-wajar saja. Iya nggak? Nggak ya? Terserahlah.. Kata sudah terlontar. Balasan sudah diterima. Btw, cara saya dapat respon juga keren lho.... Sya telpon lagi stelah sya sms itu, dan dia bilang, tanpa ada salam dan basa basi, (mana ada?);

"Ehhh...kalo mauki ambil bukuta, datang meki ke kampusku ambilki. Ndak bakal kukasi lari ji itu bukumu. Ndak enak sekali smsta kubaca..tututututututuutuuuuuuttt".

Stelah jeda berpikir sejenak, dan coba merasa-rasa, maka saya meledak.......

Karena tahu telpku gak bakal diangkat lagi, saya sms;

"jadi semua smsq dibaca?
dan tak ad satupun yang cukup penting untuk dibalas?
bahkan saat sya memohon?
Dan semua koment sya?
Terbengkalai tanpa respon?
Kau merendahkan saya!
Kau merendahkan orang yang kau panggil adikmu!

terma kasih, khumairah,
4 tahun in saya belajar banyak.
sekarang, 1 lagi orang yang menyayangimu akan pergi karena salahmu.
ya. salahmu.

Aq memang mencintaimu,
tapi tak selayaknya cintaq diperlakukan seperti ini.
Selamat tinggal dan tak usah cari saya lagi.

Seperti biasa, saya mungkin tetap disini,
tapi tak ada jalan bagimu untuk kembali.

Kalaupun saya salah, saya harap pembelaan kakak cukup untuk merubah pemikiran saya. Sy menunggu, 1 x 24 jam....

i'm out"

Kepanjangan ya? Hehehe, bodo ahh... Kata sudah tercipta, bahkan sudah mengudara.
sisa 2 jam, khumairah...
Sisa dua jam.
4 tahun itu mungkin berakhir 2 jam lagi.

Kiamat, Charger Laptop, dan karet Gelang

Kamis, 06 September 2012


Terlanjur. Aku sudah membuka Microsoft Word, jadi harus menulis. Menulis, bahkan jika aku tak tahu apapun untuk ditulis. Menulis, bahkan jika besok dunia kiamat sekalipun. Hey guys.! Bicara soal kiamat, kebayang gak kalo peristiwa seperti yang diperkirakan suku maya itu beneran kejadian? Yahh, meskipun kiamat model 2012 itu bukan model kiamat yang kita “elu-elukan”. Gimana rasanya yah?

Daratan-daratan bumi ancur berantakan gara-gara pemanasan global yang disebabkan oleh lidah matahari yang membesar, menyebabkan suhu bumi gak stabil. Gak pada takaran yang biasanya. Panas bumi yang merupakan pentenaga gravitasi, yang intinya ada pada inti bumi memanas secara tak wajar. Saluran-saluran lahar, ato lava, atao magma, ato apalah namanya, aq tak tahu, jadi gak karu-karuan karena memuai. Trus bumi meledak di sebagian tempat. Meladak men!! Meledak! MALADAK!!!. Trus, trus, es yang ada di kutub utara mencair, maka bumi dilanda banjir banding! Ah, maksudnya banjir bandang!! Udah, ah. Koq malah resensi film? Trus, orang orang berlarian!! TRUS!! TRUS!! PRESIDen AMekrika Serkitat PAANNIICK!! TRUSSS!! TRUSS!!

Udah kayak tukang parkir aja nih.

Tadi aku sempat stress berat, berhubung charger laptop guwa rusak. Kabel-nya pada putus, tepat di tempat dimana menyambungnya akan terasa sangat sulit. Dan ternyata tidak hanya sekedar terasa, tapi memang sulit nyatanya. Dan ternyata tidak sekedar nyatanya, namun memang sulit. Dan ternyata tidak sekedar memangnya, tapi betul sulit. Sulit. Oke, gue rasa lu udah dapaet intinya yah? Intinya sulit. SULIT. (diulangin lagi biar mantep).

 Oke, sulit. Hidup ini sulit, nulis kayak gini aja sulit. Gimana nanti kalo nyusun skripsi  yah? Pasti lebih sulit. Akankah sulitnya menyusun skripsi itu sesulit mencuri uang di bank century? (entahlah, jangan Tanya aku kenapa ada bank Century di situ), yang pasti tak sesulit mencuri permen dari tangan bayi. Dan apakah memang gampang mencuri permen dari tangan bayi? Bagaimana kalo bayi itu adalah anak pak SBY? Atau cucunya mungkin (jangan Tanya pula aku, kenapa ada pak SBY disitu).

Nah, sulit. Sulit sekali menulis seperti ini. Mengawang-ngawang tak tentu arah, tak ada tempat bersandar, tak ada dasar. Sulit, sulit, sulit (diulangin tiga kali, biar mantap n kayak upin-ipin). Nah, Upinkah yang ber-style 3 kali seperti itu? Ipin kah? Ataukah kedua-duanya? Mungkin kita bisa tanyakan hal ini pada menteri pendidikan. Atau mungkin anak filsafat tahu sesuatu. Sapa tahu?

Nah, mari kubawa kembali kau ke masalah charger ku yang rusak itu. Charger laptopku. (sekedar ngingetin).

Beralatkan plester bening, gunting dan semangat secukupnya, aku menghadapi charger jahannam ini. Sungguh menjengkelkan, karena aku tak memakai solder sama sekali, dan kabel yang ingin kusambungkan, tak sama panjang antara dia dan tetangganya. Oh, betapa menjengkelkan kehidupanku beberapa menit tadi. Setiap ingin kurapatkan dan kurekatkan dengan selotip, selalu dia mencuat ke atas dan tak nyambung lagi. Sungguh bukan sesuatu yang kuharapkan. Hanya beberapa menit aku berkutat dengan charger ini, namun rasanya seperti sudah berabad-abad.

Aku gondok sepenuh hati, benci penuh seluruh. Jika saja efek membantingkan selotip keren, sudah kubanting selotip itu dari tadi, sayangnya efek selotip ketika dibanting sama sekali tidak keren. Selotip gulung bening yang besar ini, jika dibanting akan memantul di lantai dan berhubung medan yang berbahaya, sangat memungkinkan pantulan nya akan mengenai mataku, hal yang sangat tidak keren. Gunting. Efek membanting gunting sebenarnya lumayan keren. Bingkas! Patah dua, juga tak ada resiko memantul. Namun perbaikan akan sulit, dan aku dimarahi bapak dan mama.

Apakah akhirnya aku gila? Meskipun rasa-rasanya hampir, untunglah tidak. Sebuah bahan canggih akhirnya memberiku ilham bagaimana cara memperbaiki charger ini. Karet gelang! Ya, bahan mulia itu adalah karet gelang. Pernahkah kawan-kawan terpikir tentang bagaimana karet gelang ini terbentuk.? Sebuah kegiatan yang memang tak menghasilkan uang, tapi kenapa pula setiap kegiatan harus diukur dari segi uang yang dihasilkan kegiatan itu? Nah, kembali ke karet gelang. Mari pikirkan sama sama bagaimana sampai karet gelang itu bisa kejadian ya?
Mikir…..
Mikir…. Mikiiiirr……
Miii…..kkkiiirrr…..
Miiiiii…….

Maaf kawan, gue nyerah. Bayangan sekalipun  tak ada yang bisa mengantar saya pada terbentuknya karet gelang. Bayangan yang muncul justru bayangan Mi. Bagaimana dengan kalian? Ada yang sudah terbayang bagaiamana makhluk bernama karet gelang terbentuk? Ok. Kuakui itu pertanyaan sulit. Dan sekalipun terjawab pun mungkin tak ada gunanya.

Yak, kembali ke charger laptopku yang malang. Bahan mulia tadi (karet gelang), saya pakai untuk membelit leher charger sampai kaku sekaku-kakunya. Seperti kuku kaki yang kaku-kaku karena tertusuk paku-paku. Setelah saya selesai dengan leher charger, saya memandang hasil kerja saya dengan (sebenarnya sih, tidak) takjub. BErkat itu, laptop saya jadi bisa difungsikan. Yayy!! 2 jempol untuk saya dan ide cemerlang saya.

Beberapa hari kemudian (dilarang ketawa!!) laptop saya (dilarang tertawa) di servis besar-besaran di computer city Makassar karena ada masalah serius pada chargernya. Saya mohon jangan tertawa.

Maka, dari pengalaman ini saya belajar. Bahwa charger laptop tak bisa dengan mudah diperbaiki. Apalagi jika kau hanya berbekal gunting dan selotip. Lebih parah lagi jika ternyata anda hanya anak jurusan Pendidkan Bahasa Arab yang sok tahu masalah perkabelan computer. Dalam kasus itu, bahan mulia setara karet gelang pun tidak terlalu membantu.

Karena saya memang asli penasaran, saya tutup tulisan ini dengan 1 pertanyaan pelik.
Siapa penemu karet gelang?

Sekian. Salam damai selalu.
Salam selalu.
Selalu.
 

Popular Posts

Tags

Akun (1) blegok (6) Catatan luka (36) DerapLangkah (11) gemes (1) Giyatta (7) Giyatta!! (3) HujanDeras (9) IN-g-AT (13) Kacau (31) KAYLA (3) LucuB (5) Mimpi (8) Minat n pengen (11) Naskah (7) Pesan (5) Puisi (4) salute (5) Sejuta hidup Sehari (45) Serius dikit (11) Shadowlight (16) SuPistik (6) tapi gak bakat (4) Ups (5) Wisata (7)

Ketikkan Saja